BATAS

Batas ( Puisi aadc 2 )
 
 
Semua perihal diciptakan sebagai batas

Membelah sesuatu dari sesuatu yang lain
 
Hari ini membelah membatasi besok dan kemarin


Besok batas hari ini dan lusa

Jalan-jalan memisahkan deretan toko dan perpustakaan kota,
  bilik penjara, dan kantor wali kota,
  Juga rumahku, dan seluruh tempat di mana pernah ada kita



Bandara dan udara memisahkan New York dan Jakarta

Resah di dadamu dan rahasia yang menanti di jantung puisi 

dipisahkan kata
  Begitu pula rindu


  Antar pulau dan seorang petualang yang gila

Seperti penjahat dan kebaikan dihalang ruang dan undang-undang
  Seorang ayah membelah anak dari ibunya dan sebaliknya
  Atau senyummu dinding di antara aku dan ketidakwarasan
  Persis segelas kopi tanpa gula pejamkan mimpi dari tidur

Apa kabar hari ini?
  Lihat tanda tanya itu
  Jurang antara kebodohan dan keinginanku memilikimu sekali lagi…


By : Rangga to CINTA #AanMansyur

Komentar

Postingan Populer